Rabu, 14 April 2010

Aplikasi mengubah foto menjadi tulisan

Aplikasi ini berguna untuk mengubah foto atau gambar menjadi tulisan, yang berupa kode ASCII. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.


                                                                            BEFORE




                                                   AFTER


Nah kerenkan buat yang mau aplikasinya download disini

Sabtu, 03 April 2010

Membuat Desktop komputer lebih hidup

Bump Top adalah salah satu aplikasi GRATIS yang membuat desktop di komputer kita lebih berguna dibandingkan dengan versi dekstop bawaan dari Windows sendiri.
Sebenarnya kami sendiri tidak terlalu menyukai aplikasi untuk mengubah tampilan desktop untuk lebih interaktif karena kebanyakan akan "memakan" memori komputer tetapi yang satu ini setidaknya tidak "menggerogoti" memori yang ada di komputer kami.
Dengan tampilan 3 dimensi berupa sebuah ruangan yang terdiri dari lantai, dinding kiri, kanan dan depan, kita bisa meletakkan berbagai macam file dan aplikasi di semua sisi yang ada.
BumpTop sendiri juga telah menyiapkan beberapa fitur yang cukup menyenangkan yaitu seperti wallpaper yang bisa berganti secara otomatis dan bisa menggunakan beberapa wallpaper sekaligus yang bisa kita letakkan di seluruh bagian atau sisi yang ada.
Wallpaper ini juga bisa menggunakan sumber gambar yang ada di internet mulai dari Flickr, Picasa dan Photo RSS feeds yang tentu bisa membuat kita sedikit rileks dengan melihat foto-foto tersebut.
Fitur yang tidak kalah menariknya adalah kita bisa mengupload foto (yang ada di BumpTop langsung ke Facebook maupun Tweeters dengan hanya sistim Drag and Drop tanpa harus repot. Atau bahkan mengirimnya lewat email.
Ada juga fitur "Create Pile" yang memudahkan kita dalam mengelompokkan aplikasi yang ada di desktop. Pengelompokan ini sendiri sangat mudah, kita cukup menggerakkan mouse ke aplikasi yang ingin dikelompokkan.
Setelah dikelompokkan, jika ingin membuka "group" tersebut, cukup klik 2 kali maka semua aplikasi yang ada akan terlihat. Fitur ini setidaknya akan lebih memudahkan pencarian dan juga membuat dekstop anda terlihat lebih bersih.
Terdapat pula fitur "Sticky Notes" untuk mengingatkan kita akan tugas atau pertemuan atau kegiatan lainnya tetapi sayangnya di fitur ini tidak disertakan alarm ataupun notifikasi bila waktunya sudah tiba.
Secara garis besar, saya menyukai aplikasi desktop yang satu ini, karena selain GRATIS, aplikasi ini juga menwarkan kemudahan dalam pengoperasiannya.

Untuk mendownload aplikasi ini klik disini

Selasa, 02 Maret 2010

Biografi Albert Enstein

Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis". Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1999, Einstein dinamakan "Orang Abad Ini" oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama "Einstein" digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya "Albert Einstein" didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

Biografi

1. Masa muda dan universitas

Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola. Pada umur lima, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya).

Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme. Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika. Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia. Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur;j dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.

Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Maric, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.

2. Kerja dan Gelar Doktor

Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss dalah tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengatahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka. Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan, adalah pendamping pribadi dan kepandaian; Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis "Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen" ("On a new determination of molecular dimensions") dalam tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotoelektrik, dan relativitas spesial) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade. Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke "Annalen der Physik". Mereka biasanya ditujukan kepada "Annus Mirabilis Papers" (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

3. Gerakan Brownian

Di artikel pertamanya di tahun 1905 bernama "On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid", mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setlah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial. Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguan, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brownian.

Perjalanan yang tak terlupakan. . . . .

Tanggal 15 – 16 Februari 2010 aku,Alvin,hedi, ridho dan bayu pergi ke kawasan bisa dibilang bukit,yang namanya banyak angkrem di daerah Salaman. Namanya aja banyak angkrem pasti ada banyaknya atau angsa disana?gak juga disebut banyak angkrem karena jika dilihat dari bawah bukit tersebut menyerupai banyak atau angsa yang sedang angkrem. Kita mulai berangkat dari sekolah jam 5 sore,kemudian kita berangkat ada sedikit hambatan karena cuaca yang hujan perjalanan menuju banyak angkrem agk terlambat,tapi inilah para petualang yang gak kenal menyerah. Sampai sana kita jam setengah 6 tapi disana masih terang belum menunjukan mega,kata penduduk karena tadi hujan jalannya licin. Kita sebenranya agak kecewa,walaupun begitu kita tetep naek kesana. Degan persiapan dan bekal yang cukup kita naik pukul 17.45 belum sampai setengah perjalanan teman kami yang bernama Bayu kelelahan,kami tk heran dengan badan yang beratnya sekitar 80 kg kami berhenti disitu.Sambil berhenti kamijuga tak lupa sholat,karena tidak ada air kamipun melakukan tayamum untuk sholat. Setelah selesai sholat kamipun melanjutkan perjalanan walaupun gelap tak lupa senter aku keluarkan. Kami sering berhenti dikarenakan kami menunggu teman kami bayu yang lambat. Tapi aku salut dengan ushanya dan keberaniannya untuk naik gunung. Semak dan jalan yang licin kami lewat terus sampai akhirnya kami sampai  dipos pemberhentian,disana kamipun berfoto sepuasnya dengan pemandangan yang indah berhiasi cahaya lampu disekitar. Kami belum sampai puncaknya masih  sedikit lagi kira-kira 10 meter plus masih naik bukit berbatu yang licin karena hujan. Kamipun memulai berjalan kesana,dan tibalah pada bukit berbatu itu. Satu persatu kami naik dengan susah payah aku dan hedi sudah sampai puncak duluan tinggal Alvin,ridho dan bayu dibawah. Kami mulai khawatir tentang mereka,kami tunggu mereka ternyata bayu fobia akan ketinggian. Dia susah sekali diajak untuk naik,dengan muka pucat dan sedikit air mata akhirnya bayu dapat sampai puncak disusul dengan Alvin dan ridho. Kami semua berteriak sekencang-kencangnya karena kami berhasil ke puncak. Puasnya hati kami berlima melihat pemandangan dari atas dengan usaha naik yang keras,kira-kira jam 22.00 kami sampai puncak. Dan kemudian kami mendirikan tenda dan mambuat makanan untuk makan malam,sambil bercerita ditemani secangkir kopi panas untuk menghangatkan badan. Dalam batinku Puasnya!!!!


Nich perjuangan dari seorang bayu, yang dibela - belain 
mrebes mili(bahasa lainnya nangis).


















Pemandangan yang menakjupkan bukan??
Dari puncak kami membawa bendera (sebenarnya itu sarung.hehehe)














Dan inilah kami para petualang dari SMA N 1 KOTA MUNGKID
Dan ini adalah pelopor dari pembentukan Pencita Alam Kota Mungkid.




Jumper baru ! ! !

Wah ini berita yang oke juga,kali ini aku maungasih tau kalau di kelas XI A1 baru aja bikin jumper. Dan setelah aku lihat – lihat lumayan juga jumpernya,desain dan modelnya boleh juga. Desain depan bergambar Albert Enstein bisa dibilang ini menandakan bahwa mereka anak IPA.(wah jd sombong nie)
Desain belakang dengan tribal dan logo “S” yang berarti Science, dan gak lupa nama-nama anak kelas mereka yang cukup neko-neko. Jumper yang sering dipakai di sekolah ini cukup mengundang iri pada kelas-kelas lain karena XI A 1 yang kompak selalu dipakai bareng-bareng. Dan denger-denger nich kelas tetanganya juga bikin identitas kelas gitu. Misalnya kelas XI A2 bikin kaos yang di kepalai oleh Dimas Fajar Katon Wibowo dan di bombing oleh Bpk. Mulyadi guru biologi kita yang cukup gaul juga karena dia bikin Facebook. Serta kelas XI A3 membuat almameter sebuah jas(kayak mahasiswa aja),cukup dibilang kelas ini unggulan cukup oke jug aide mereka itu. Tapi yang mempelopori duluan tetap XI A1 yang selalu kompak,rajin dan takpernah sombong.hehehe
Untuk lebih jelasnya ini desain jumper anak-anak SEPATU(sebelas ipa satu) :


 

Desain depan dengan gambar Albert Enstein     


  Nah, ini desian belakangnya seperti yang aku kasih tau tadi gambar tribal dan ada nama anak-anak SEPATU

Mungkin ini akan jadi inspirasi buat anak-anak sekolah supaya masa SMA tu ada kenang-kenagannya, dengan jumper ini bisa buat cerita anak cucu kita nanti.hehehe
Dan inilah yang membuat kelas - kelas tetangga kepingin buat almameter ciri khas kelas. Dan ada suatau kejadian lucu,saat pelajaran biologi yang di ampu oleh pak Mul wali kelas A2. Beliau berkata katanya A1 ini buat jumper ya? iya pak ,kata kami. Besok kelas A2 mau tak suruh bikin jumper sama tapi ada gambar atau nama Pak Mul. Lah punya A1 ada nama wali kelasnya tidak, dan seorang anak yang namanya Mansur menjawab dengan sigap. Ini pak "S"nya kan Salim, nama wali kelas A1. kami semua yang ada di labpun tertawa terbahak - bahak serta Pak Mul juga tersenyum.