Selasa, 02 Maret 2010

Dampak dari Facebook

SOROTAN terhadap dampak negatif Facebook menjadi isu yang menghangat pekan-pekan terakhir ini. Meskipun situs jaring sosial ini telah diterima secara masif sebagai produk kecanggihan teknologi informasi yang bermanfaat, di situ bersemayam pula sisi gelap dan dampak negatif yang mulai dirasakan masyarakat.

Kasus hilangnya Marietta Nova Triani atau Nova adalah contohnya. Gadis berusia 14 tahun asal Sidoarjo, Jawa Timur, itu ditemukan di Tangerang, Banten, pekan lalu, dibawa kabur seorang lelaki yang dikenalnya melalui Facebook. Kaburnya Nova itu menjadi indikasi bahwa kekhawatiran masyarakat akan dampak buruk situs itu bukan sekadar isapan jempol.

Kasus Nova bukan satu-satunya kasus. Nasib yang sama juga menimpa Stefani Abelina Tiur Napitupulu, 14, asal Surabaya serta Sylvia Russarina, 23, yang berdomisili di Semarang.

Mengingat kian meluasnya pengguna jaring sosial itu di kalangan remaja, selayaknya dicurigai lebih banyak lagi kasus serupa yang belum terungkap.

Yang mengerikan ialah hilangnya anak-anak gadis itu diiringi dugaan telah terjadi pelecehan seksual atau tindak pencabulan. Artinya, Facebook telah dipergunakan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab untuk menarik manfaat seksual. Singkatnya, inilah kejahatan seksual modus baru yang mengancam anak-anak gadis berusia dini yang dengan mudahnya mengakses teknologi maju itu.

Teknologi maju tak dapat dihindari dan hanya bangsa yang bodoh yang menolak kemajuan. Facebook, Friendster, Twitter, dan situs jaring sosial lain di internet adalah produk teknologi informasi yang tidak bisa dibendung kehadirannya.
Internet telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan modern. Adalah mustahil memisahkan kehidupan modern dari internet.

Oleh karena itu, keliru besar melarang anak-anak dan remaja mengakses internet dan berkomunikasi melalui situs jaring sosial hanya karena muncul kasus-kasus penculikan dan penipuan di sana.

Yang harus dilakukan adalah terus-menerus membangun kesadaran yang kritis bahwa selalu ada peluang terjadinya sisi hitam dari sisi yang putih. Seharusnya kita sudah menyadari betapa di balik kekuatan situs jaring sosial yang manfaatnya luar biasa itu, tersembunyi pula bahaya yang sama dahsyatnya. Bukankah ada dua sisi dari sebuah koin?

Maka, pilihannya sangat terang benderang, yaitu membuat anak-anak lebih cerdas, lebih cermat, dan lebih berhati-hati dalam mengakses internet. Sebab, seperti halnya dunia nyata, dunia maya juga dipenuhi bahaya.

Akan tetapi, bagaimana orang tua dapat menyelami dunia anak-anaknya yang baru itu bila orang tua tiada mau mengikuti perubahan zaman?

Nasihat agar orang tua melek internet adalah anjuran yang baik untuk dilaksanakan agar orang tua lebih mengerti dunia anak-anaknya. Namun lebih penting lagi menciptakan komunikasi yang terbuka dan berkualitas antara anak dan orang tua sehingga tercipta kemampuan berbagi (sharing).

Semua anjuran itu telah menjadi klise, tetapi harus kembali diingatkan agar anak-anak tidak perlu mencari-cari suasana itu melalui situs jaring sosial di internet.

Bolos di warnet ?siap-siap kena Razia !


BANDUNG, KOMPAS.com — Kadisdik Kota Bandung Oji Mahroji mengaku setuju dengan langkah Satpol PP yang dalam waktu dekat akan merazia warung-warung internet (warnet) di kitaran Kota Bandung.

Menurut Oji, razia warnet dapat memberikan dampak yang positif. Kami akan mendukung, ujarnya, Rabu (17/2/2010). Rencana akan dilakukannya razia warnet sendiri dikatakan oleh Kasatpol PP Kota Bandung Ferdy Ligaswara.

Fokusnya ada dua, yakni pelajar yang berada di warnet pada saat jam sekolah dan warnet-warnet yang tak memiliki izin, kata Ferdy.

Selama ini, lanjut Ferdy, pihaknya sudah memantau setidaknya sekitar 60 warnet yang kerap dijadikan tempat nongkrong para pelajar pada jam-jam sekolah. Penertiban dilakukan agar para siswa tak lagi berbolos. Kita pun mencegah agar warnet-warnet itu tak digunakan para pelajar untuk membuka situs-situs porno yang merusak moral, ujarnya.

Sementara Kadisdik Oji Mahroji mengatakan, sebagai bentuk dukungan, pihaknya akan melakukan pencatatan dan pembinaan terhadap para pelajar yang terjaring. (dia)

Fokusnya ada dua, yakni pelajar yang berada di warnet pada saat jam sekolah dan warnet-warnet yang tak memiliki izin.

Ms. Office 2010,kapan beredar?


Microsoft kembali akan menghadirkan aplikasi perkantoran modern bernama Microsoft Office 2010 yang canggih dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya. Pada seri Office terbarunya ini Microsoft menghadirkan berbagai fitur dan kemampuan baru yang tidak dimiliki oleh keluarga Office versi sebelumnya, mulai dari tampilan, ikon, menu, ribon, dan sebagainya. Pokoknya aplikasi yang saat ini masih dipersiapkan tersebut akan mengguncang pemakai aplikasi perkantoran di masa yang akan datang.
Seperti pada versi sebelumnya, Microsoft Office 2010 datang tidak sendirian, di dalamnya dibundel Microsoft Word 2010, Microsoft Excel 2010, Microsoft PowerPoint 2010, Microsoft Access 2010, Microsoft Publisher 2010, Officedan lain-lain. Microsoft Office 2010 dapat digunakan baik dalam system Windows XP dan Windows Vista,jika digunakan pada Pentium dibawahnyapun bisa namun yang harus kamu pertaruhkan adalah komputer kamu bisa jadi lambat. Saat ini Microsoft office 2010 dalam tahap teknikal review, mungkin akan keluar pada pertengahan tahun 2010. Bagi kamu yang gax sabar mau nyobain Microsoft Office 2010,kamu bisa download versi trialnya di Internet tapi bagi kamu yang ingin full version tunggu sampai 2010 besok.


Selamat Mencoba!!!!!!!

Kebutuhan FlashDisk dikalangan Pelajar

Flashdisk alat yang kecil namun memiliki fungsi yang asangat besar. Pelajar dimasa kini mengunakan flashdisk sebagai catatan kedua setelah buku cacatan sekolah. Hal ini terjadi karena tugas-tugas sekolah yang amatlah banyak serta sumber informasi yang diambil dari internet yang banyakpula. Takmungkin siswa mencatat halyang sebanyak itu dari internet kemudian dicatat di buku tulis. Tak hanya sebagai penyimpan catatan flashdisk juga dapat menyimpan semua file yang berbasis digital. Setelah saya melkukan survey diantara teman-teman saya mereka menggunakan flashdisk minimal berkapasitas 4 GB karena banyaknya catatan atau file yang harus mereka simpan. Tak peduli dengan merek mereka mencari kapasitas flashdisk yang paling besar,sebenarnya yang paling baik akalah kualitas bukan kuantitasnya atau antara kualitas dan kuatntitas itu seimbang. Hal ini yang menyebabkan mereka sering gonta-ganti flashdisk,karena flashdisk yang mereka punyai cepat rusak. Dan berita yang membahagiakan Kingston mengumumkan peluncuran produk flashdisk DataTraveler® terbarunya 150 (DT150) dengan kapasitas sebesar 64GB. DT150 menyuguhkan kapasitas terbesar dari jajaran produk flashdisk DataTraveler USB. Dengan kapasitas yang sangat besar para pengguna DT150 memiliki keleluasaan dalam melakukan backup file digital maupun menyimpan file musik, video, foto dan dokumen-dokumen penting tanpa perlu khawatir akan keterbatasan ruang penyimpanan. DT150 64GB membawa flashdisk selangkah lebih maju dengan kapasitas penyimpanan besar yang dikemas ke dalam ukuran yang kecil," ujar Nathan Su, Flash Memory Product Manager, wilayah APAC Kingston. "Peningkatan pada ukuran file untuk menyimpan musik dan foto, serta permintaan pasar akan adanya media penyimpan yang memiliki ukuran yang kecil tetapi memiliki kapasitas yang sangat besar. DT 150 merupakan jawaban atas permintaan tersebut saat ini.DT150 kompatibel dengan Windows Vista, XP dan Windows 2000 serta Mac OS X 10.3 (dan di atasnya) dan Linux 2.6 (dan di atasnya). Sama seperti semua produk USB drive dari Kingston, DT 150 juga memiliki garansi selama 5 tahun dan gratis dukungan teknis. Hebat gag tuh teknologinya, masalah kita sudah selesai berkat Flashdisk ini.Huhf........



Minggu, 28 Februari 2010

WiFi berjangkauan 100 Km


Wireless internet broadband telah menjadi kebutuhan penting. Untuk urusan yang satu ini beragam teknologi telah ditelurkan, sepaerti WiMax yang sedang banyak dibicarakan. Namun di sekolah kami teknologi Wimax amatlah asing, WiFi yang berjangkauan 100 m yang baru di pasang amatlah baru bagi kami. Namun tak bisa dipungkiri, WiMax ideal unggul dalam hal jangkauan akses. Hal ini kemudian menjadi dasar ide dari intel untuk meningkatkan performa dari teknologi yang sudah popular. Harga mungkin setara kualitasnya yang amatlah luar biasa, jika WiMax bisa di aplikasikan ke sekolah maka tak bisa disangkal lagi anak-anak Indonesia akan lebih maju dan lebih kreatif lagi .Ini adalah inovasi dalam pembelajaran yang mengunakan teknologi sebagai alat dan perantara belajar. Pastilah sekolah bisa setara dengan SBI,tak ada lagi murid yang menggunakan buku tulis. Dan perlu diketahui jika kita menggunakan laptop untuk pengganti buku, kita sama membantu untuk mengurangi kebutuhan kertas yang berasal dari pohon yaitu pohon aksia yang digunakan sebagai bahan utama bubur kertas.

Pohon Akasia yang di gunakan untuk bahan utama bubur kertas, di luar kawasan taman nasional Tesso Nilo
Dan jika kertas sudah di pakai dibuang begitu saja, itu hanya sia-sia saja padahal kertas itu sangat berharga. Lihat gambar hutan di atas  mereka menebangnya hanya untuk membuat kertas untuk kita menulis, untuk itu jangan kita menyia-yiakan kertas begitu saja.Dan hitung-hitung pelajar Indonesia membantu mencegah Global Warming…